Timnas Indonesia telah menuai kemenangan. Meskipun menang,tetapi sejatinya Indonesia kalah dari Timnas Malaysia.Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno,Indonesia bermain menyerang. Sejak menit pertama Indonesia mengobrak-abrik pertahanan Malaysia dengan ancaman-ancaman serius.
Peluang besar pertama didapat Indonesia dari tendangan pinalti Firman Utina setelah hand ball dari Sabre bin Mat Abu di kotak terlarang. Namun eksekusinya terlalu lemah dan didapat dengan mudah oleh kiper Malaysia Khairul Fahmi.
Penyerangan terus dilakukan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua,Indonesia tidak mengurangi tekanan ke gawang Malaysia. Malaysia yang hanya sesekali menyerang mendapat peluang. Namun,berhasil digagalkan oleh pertahanan Indonesia. Peluang tendangan lambung dari tengah langsung dimanfaatkan oleh Moh Safee Sali untuk menggetarkan jala Markus Haris Maulana.
Memasuki menit ke-60,Indonesia tetap menekan. Pergantian Irfan Bachdim dengan Bambang Pamungkas serta Eka Ramdani dengan Kapten Firman Utina menambah daya gedor serangan Timnas. Timnas banyak mendapat peluang namun gagal. Gol pertama dicetak oleh M.Nasuha pada menit ke-73 setelah tendangan Ahmad Bustomi gagal ditangkap oleh Khairul Fahmi dan melaju ke arah M.Nasuha,1-1.
Mendapat 1 gol menambah percaya diri anak didik Alfred Riedl ini. Serangan demi serangan dilancarkan guna menambah gol. Keadaan berbalik melalui tendangan M.Ridwan setelah tendangannya berbelok ke arah gawang yang arah tembakan itu dapat dibaca oleh Fahmi namun dibelokkan oleh pemain belakang Malaysia yahng berusaha menghadang.
Permainan berlangsung sengit. Namun hingga peluit panjang dibunyikan,skor tidak berubah dengan agregat 4-2(3-0) bagi Malaysia hingga pesta kemenangan Malaysia dirayakan di Gelora Bung Karno. Namun,permainan Timnas cukup menghibur dan sangat membanggakan.(Dedet)